Para pemimpin muda gerakan protes Nepal mengusulkan mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sushila Karki menjabat sebagai perdana menteri sementara negara tersebut. Reuters melaporkan hal itu pada hari Rabu (10/9/2025), mengutip sekretaris Asosiasi Pengacara Mahkamah Agung.